Jumat, 16 Januari 2009

PERUBAHAN ITU PENTING

PERUBAHAN ITU PENTING

Kapan lagi ?
Pea hindai,.. kata orang Dayak
Saya terlahir sebagai orang Dayak, Ayah saya berasal dari Daerah Alur Sungai Kahayan Kabupaten Gunung Mas dan Ibu saya berasal dari Kota Kasongan Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Dan secara kebetulan pula saya sekarang bekerja disalah satu instansi pemerintah di Kabupaten Katingan. Terjadi pelbagai hal dalam hidup saya, yang manis, yang pahit, yang indah, yang tidak indah, yang enak, yang tidak enak semua silih berganti, semua saya syukuri sebagai karunia Tuhan. Namun ada satu hal yang menjadi ganjalan dalam diri saya, yaitu tidak mau belajar dan tidak menghargai waktu . banyak waktu yang berlalu dan terbuang sia – sia tanpa dimanfaatkan dengan baik, hal itu berlangsung terus – menerus selama ini tanpa saya sadari, sampai suatu saat saya mendengar berita bahwa beberapa orang sahabat dekat saya semasa kuliah telah meninggal dunia, ada yang karena kecelakaan dan adapula karena sakit, dalam usia yang masih muda belia. Saya pun mulai berpikir dan merenungkan makna dibalik itu. Ada yang harus berubah dalam diri saya untuk menjalani kehidupan.

Sengaja saya mengambil tema tentang perubahan dalam posting pertama ini, adalah hal yang mendasar dalam hidup yaitu kehidupan selalu dinamis, selalu berubah tiap – tiap detik waktu. Kehidupan dimulai sejak manusia dirajut dalam kandungan, lahir kedunia, menjadi anak - anak, tumbuh remaja hingga dewasa, kemudian tua dan meninggal.

Namun garis hidup manusia sudah diatur oleh Tuhan, tak jarang manusia meninggal sebelum lahir dari kandungan ibunya, ada juga saat anak –anak, remaja bahkan ada juga yang diberkati umur panjang sampai usia senjanya. Tapi dalam perjalanannya, kematian bukanlah suatu yang menyedihkan, bukan pula sesuatu yang menakutkan. Kematian bukan pula suatu tragedi yang memilukan, namun keterlambatan kita memulai kehidupanlah hal yang paling mengerikan. Hal itu dapat terjadi apabila kita mau merubah hal – hal yang kurang baik dalam diri kita, mengapa kita menunggu waktu lama untuk memulai kehidupan? Kehidupan untuk menjadi sukses.

Ketika menulis posting ini, bukan berarti saya mengatakan saya adalah orang yang baik, justru saya adalah orang yang ingin berubah dan saya ingin membagikan pengalaman saya dengan orang yang mau mendengarkan dan mempunyai keinginan yang sama dengan saya. Karena saya yakin, tidak ada yang bisa merubah diri kita selain diri kita sendiri. ”there are no limitations to the self except those you believe in” (seth).

Esensi perubahan secara institusi manusia disadari sejak lama dan hasrat untuk berubah harus dimulai dari diri seseorang bukan karena keluarga maupun lingkungan. Sebagaimana pernyataan contoh yang ditunjukkan secara babar dari mimbar sebuah makam di Westminter Abbey, Inggris 1100 M (Ermaya Suradinata, Manajemen Perubahan dan Strategi Kepemimpinan Kreatif : 2008, 36) , yaitu :
Hasrat Untuk Berubah

Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal
Aku bermimpi ingin mengubah dunia
Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku
Kudapati bahwa dunia tak kunjung berubah

Maka cita – cita itupun agak kupersempit
Lalu kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku
Namun tampaknya hasrat itupun tiada hasilnya

Ketika usiaku semakin senja
Dengan semangatku yang masih tersisa
Kuputuskan untuk mengubah keluarga
Orang – orang yang paling dekat denganku

Tetapi celakanya, merekapun tidak mau diubah,
Dan kini, sementara aku berbaring saat ajal menjelang
Tiba – tiba aku sadari...
Andaikan yang pertama – tama yang kuubah adalah diriku
Maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan
Mungkin aku bisa mengubah keluargaku
Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka,
Bisa jadi akupun mampu memperbaiki keluargaku

Kemudian, siapa tahu aku bahkan bisa mengubah dunia..

Ternyata untuk mengubah hal – hal besar berawal dari perubahan yang kecil, seringkali kita lengah dan menyepelekan permasalahan kecil, The danger of small mistakes is that those mistakes are not always small.” Bahayanya kesalahan - kesalahan kecil adalah bahwa kesalahan-kesalahan itu tidak selalu kecil. Kesalahan kecil bisa mengakibatkan kesalahan yang lebih besar. Bersamaan dengan kesalahan itu, persoalannya bisa menjadi besar pula. Maka kesalahan kecil pun harus segera dibetulkan.

Ada pepatah lama dari Negeri Cina yang mengatakan ” Jangat takut untuk berubah walaupun pelan, namun takutlah jika anda hanya berjalan ditempat ”. jika kita merasa nyaman dengan kondisi yang ada saat ini, maka kita tidak akan berkembang. Selalu menjalani hal yang sama, padahal lingkungan disekitar kita selalu berubah. Menetap di zona aman seringkali membuat kita terlena sehingga bisa menimbulkan kejadian tidak nyaman untuk jangka panjang apabila kita lengah dan tidak mempunyai visi menjalaninya.

Untuk berubah, pertama harus ada kemauan yang kuat keluar dari dalam diri, apa yang ingin kita ubah dalam hidup? Apa yang kita inginkan? Jawabannya pun hanya diri kita yang mampu menjawabnya dengan jujur.

Bagaimana memulainya? dapat dilakukan dengan membuat daftar hal – hal yang menjadi motivasi untuk mewujudkan cita – cita kita tersebut. Jangan malu untuk belajar, cobalah belajar dari lingkungan, dengan membaca buku, mendengarkan radio, menonton tv, membaca majalah dan Koran untuk menambah pengetahuan dan aspirasi kita.

Bagaimana kita menjalaninya? Buatlah komitmen untuk mewujudkannya, jangan ditunda sedikitpun karena waktu berlalu dengan cepat, ingatkah anda ketika kita masih berada dibangku SD, SMP, SMU atau kuliah? Bukankah itu terasa seakan baru kemarin saja?

Percaya saja, tidak ada kata terlambat, sekarang saatnya untuk berubah, karena kita bisa jauh lebih baik dari sekarang, kita punya kemampuan, punya waktu. Inilah saatnya berubah. It’s time to change..!! now ! may all your dreams turn into goals..!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar